Minggu, 15 Oktober 2017

Info Cerita Menghilangnya Tradisi Sabung Ayamg Minangkabau

SITUS JUDI ONLINE, SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA, SITUS JUDI ONLINE TERBAIK, SITUS JUDI ONLINE INDONESIA

- Situs Judi Online Terpercaya di Indonesia SBOBET-INDONESIA.NET adalah Situs Judi Online Terpercaya di Indonesia yang paling bergengsi di era dikala ini. SBOBET-INDONESIA.NET yang juga merupakan  situs judi online terbesar Di Indonesia yang menyediakan banyak sekali permainan Lengkap Sportsbook, Casino dan lainnya, Promo yang menarik, Dengan ratusan staff selalu menunjukkan pelayanan yang Ramah dan Cepat serta selalu menunjukkan solusi untuk para membernya kapan saja.

Permainan sabung ayam banyak di kenal masyarakat Indonesia. Peminat dari pada permainan sabung ayam ini bermacam-macam dari kalangan belum dewasa hingga ke orang dewasa. Namun seiring berjalannya waktu permainan sabung ayam ini sendiri mampu dijadikan sebagai sarana judi atau wadah perjudian. Namun tetap saja di Indonesia perjudian itu dilarang dan tidak mampu dimainkan secara terbuka. Nah semenjak pemerintahan Indonesia membagun sebuah undang-undang hukum wacana perjudian tradisi sabung ayam yang tadinya memang hanya dimainkan sebagai tradisi dari turun menurun pun juga ikut hilang di telan jaman. 


Pertarungan ayam jagi atau biasa yang dikenal sebagai sabung ayam merupakan permainan yang telah digeluti oleh masyarakat di Indonesia semenjak dulu kala. Permainan ini merupakan pertarungan ayam andal yang memiliki senjata tajam yang khusus di buat untuk mengalahkan lawannya. 

Seperti yang akan kita bahas hari ini yang menjadi tradisi bagi masyarakat di wilayah Sumatera barat ( Minang kabau) Tradisi sabung ayam ini sudah dibilang di hapus oleh kaum padri pada paruh pertama kurun ke-19 yang melarang kebiasaan mengadu ayamnya menggunakan taji atau pisau buatan yang dibuat khusus dari materi logam. Sebab identik dengan judi dan menyiksa binatang pelakunya akan dianggap menjadi orang berdosa dan kalau mati akan masuk neraka.

Namun seiringnya berkembangnya jaman permainan sabung ayam ini masih ditemukan di Minangkabau yang dimainkan oleh  para pemuda-pemuda yang memang mempunyai hobby meyabung ayam pahlawan mereka. Sebenarnya tradisi ini tidak mampu di hapus di kawasan sumatera alasannya memang permainan ini bukanlah hanya dilihat dari sisi perjudiannya namun permainan ini juga ada tradisi tabiat istiadat sebelumnya. 

SITUS JUDI ONLINE, SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA, SITUS JUDI ONLINE TERBAIK, SITUS JUDI ONLINE INDONESIA

Pelarangan permainan sabung ayam dalam tradisi Minangkabau ini sendiri terdapat melalui media koran yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat pada 12 Juni 1877. Namun tetap saja permainan sabung ayam ini masih banyak di temukan di kawasan sumatera namun tidak seramai dulu lagi. 

Pada suatu hari sesuai dongeng rakyat yang beredar permainan sabung ayam ini tiba-tiba serentak menghilang di tanah sumatera ini tanpa ada alasan yang terang dan pasti. Padahal permainan yang satu ini memiliki satu daya tarik tersendiri bagi rakyat Minangkabau. 

Terjadi sebuah pertanyaan besar mengapa tiba-tiba permainan sabung ayam ini menghilang dari tradisi masyarakat minangkabau asli. Menurut sumber yang di dapat pada waktu itu ada segeromboloan cowok yang memang berasal dari Minangkabau asli yang ingin memainkan permainan sabung ayam ini. Namun seketika selepas mereka pergi mereka juga tidak pernah kembali lagi di hari yang sama waktu mereka ingin pergi. Semua Dari masing-masing keluarga sudah melaporkan kejadian ini takut para kerabatnya tertangkap oleh pihak pegawanegeri namun sesuai laporan di seluruh kantor kepolisian ke 13 cowok tersebut memang tidak ada yang di tangkap. Aneh nya ke 13 cowok tersebut menghilang begitu saja bersama ayam-ayam yang memang sudah dipersiapkan untuk bertarung. Kuat dugaan ke 13 cowok tersebut memang dikutuk oleh para leluhur-leluhur di tanah Sumatera tersebut.

Sebuah sumber mengatakan memang permainan sabung ayam ini menjadi tradisi yang turun menurun dari leluhur mereka namun bukan untuk dijadikan perjudian. Cerita menghilangnya tradisi sabung ayam minangkabau ini bermulai dari sana. Semua masyarakat menjadi enggan untuk memainkan permainan sabung ayam ini alasannya takut mengalami kejadian hal yang sama ibarat ke 13 cowok yang hilang tersebut. 

Namun seiring berkembangnya jaman permainan sabung ayam tidak perlu dimainkan secara eksklusif lagi atau secara terang-terangan alasannya permainan sabung ayam ini mampu dimainkan secara online lewat smartphone anda. Banyak masyarakat Sumatera barat yang memainkan permainan sabung ayam ini secara online tanpa harus mengkhawatirkan segala resikonya lagi.  Permainan sabung ayam online ini dapat dimainkan di biro judi online SBOBET-INDONESIA.NET yang juga merupakan situs judi online terbaik dan dikenal telah mengibarkan benderanya di indonesia semenjak tahun 2013. Kami selalu menunjukan yang terbaik bagi setiap pecinta judi online alasannya SBOBET-INDONESIA.NET memahami orang terpelajar pilih bukti bukan janji.

Nah begitulah dongeng menghilangnya tradisi sabung ayam minangkabau namun tidak berjalan lama alasannya permainan judi sabung ayam sudah mampu di jalan masuk melalui online. Mungkin para pecinta judi sabung ayam di Sumatera Barat hanya tidak mau mengambil resiko kalau bermain eksklusif di muka umum. 

Demikian artikel yang dapat kami sajikan pada hari ini wacana dongeng menghilangnya tradisi sabung ayam minangkabau. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda wacana tradisi-tradisi sabung ayam di Indonesia. Bagi anda pecinta judi sabung ayam tidak perlu gundah lagi atau repot lagi untuk memainkan permainan judi ini anda hanya perlu mendaftarkan diri anda di Situs Judi Online Terpercaya di Indonesia - 

Situs
Situs Judi Online Terpercaya di Indonesia

SBOBET-INDONESIA.NET
BURGUNDY TOWER
MACATI STREET
MANILA - PHILIPPINES 
-Since 2013-


SITUS JUDI ONLINE, SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA, SITUS JUDI ONLINE TERBAIK, SITUS JUDI ONLINE INDONESIA

Artikel Terkait

Info Cerita Menghilangnya Tradisi Sabung Ayamg Minangkabau
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email